Friday, January 12, 2018

Akhirnya Terserah Kau

semuanya hanya akan kembali menusuk ingatan
ingatan tentang janji-janji yang terucapkan
kueja lagi aliran sungai janji itu
yang sampai kini tak kumengerti
sebab teka-teki tidak sekedar butuh jawaban
juga pengertian

saat ini –kenyataan yang kuhadapi –
tak ada kata tersampaikan
ketika teka-teki lelah memecah batu-batu
kebisuan yang tak mau menetaskan sebutir kata
sekedar mengeja lagi aliran hati
yang tak pernah terlontarkan
ataukah telah tergadaikan?
tak ada yang menjawabnya
tak ada yang mendengarnya

mungkin tak kau mengerti
kebisuan itu semakin terasa menyakitkan
atau sengaja kau pendam dalam beku pualam?

pernah kukatakan: suatu waktu
jangan bohongi aku, jangan tipu aku, jangan…

bila tak ada yang kau sampaikan
takkan pernah kutahu maumu
dariku

akhirnya sebentuk keterasingan melingkari
tak lagi mampu memberi kepastian
kecuali
ketermanguan dalam angan

tidak lagi –
sekarang kukatakan: terserah kau

Purwokerto, 2000.

No comments:

Post a Comment